tentang diklat taplok InKM

26 Jun

bismillahirrahmanirrahim

belakangan ini, aku emang lagi phlegmatis. tapi bukan berarti orang2 bisa seenaknya saja menyuruh2 tanpa alasan yang jelas padaku.

ya. menurut tes pada diklat taplok InKM aku itu phlegmatis. harusnya dipasangin ama orang yg koleris, biar rame dan gerak. tapi, aku juga bisa koleris jika dituntut keadaan. jangan beranggapan aku phlegmatis sempurna.

bisa dibilang, aku ini seimbang, stabil. hanya saja sifat phlegmatis itu yang lebih menonjol.

diklat InKM udah hampir 2 minggu berlalu. semakin berlalunya waktu, aku semakin merasa bahwa diklat itu tidak efektif. buang2 waktu. aku merasa tempatku bukan disitu. aku seperti berada di tempat asing yang baru ku kenal.

tapi, walau apapun yang terjadi, aku harus bertahan! aku harus menjadi taplok!

yah, materinya emang bagus. tapi alokasi waktunya jadi kurang efektif. kebanyakan waktu kosong, yang kita ga tau harus ngapain.

solusinya mungkin, aku harus tegas. tunjukkan bahwa aku tidak nyaman. dan tetap berusaha adaptasi dengan mereka.

aku pasti bisa!!!

3 Responses to “tentang diklat taplok InKM”

  1. purmana June 26, 2008 at 10:54 pm #

    Entah mengapa aku sih tambah lama tambah semangat mengikuti acara diklat taplok ini. Apalagi setelah hari senin kemaren:mrgreen:

    Kalo pas waktu kosong sih aku pake buat kenalan2 aja… Saya pikir sih kitanya yg harus bisa merubah keadaan, saat ada waktu kosong yang kira2 gak berguna ya kita ubah aja waktu itu jadi sesuatu yg berguna.

  2. rosi July 15, 2008 at 4:16 am #

    Semangat Sari!!
    Saya salut sama sari yang punya keinginan kuat untuk menjadi taplok meski merasa waktunya banyak yang kurang efektif!

    Sebenernya waktu itu bisa kita manfaatin buat kenalan dan ngobrol sama temen-temen kita…
    Coba, kapan lagi kita bisa ngobrol sama temen-temen berbagai jurusan, kalau nggak dalam kegiatan bersama..
    Tentunya cari obrolan yang bermanfaat🙂

    Kalau merasa diklat taplok contentless, mungkin benar. Karena disini yang ditekankan adalah skill. Tapi insya Allah di diklat terpusat nanti, Sari bisa menemukan banyak wawasan kebangsaan dan kemahasiswaan.

    Jadi, SMANGAT ya Sari!!

  3. reZa pH July 24, 2008 at 1:14 am #

    bagus banget diklatnya…
    bikin jarang shalat dhuha =(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: