Esok Raye?

2 Oct

bismillahirrahmanirrahim

Alhamdulillah, aku sudah berada di kampung halaman sejak 27 September lalu. Perjalanan yang melelahkan, tapi menyenangkan..

tentang mudik.

Hari itu, jam 5 pagi aku akan dijemput travel ke jakarta. Bersiap-siap dan beres-beres. Dan, aku sempat tertidur ketika menunggu travel. Aku ini… dimana2, ga liat tempat, kok bisa ya tidur mulu…

Travel menjemput, aku pun on the way ke Jakarta.

Di tol, aku melihat ada kecelakaan mobil. Wuih.. serem banget, sisi samping si mobil penyok, dan mobil yg satunya lagi semua kacanya pecah berantakan.. Ya Allah…

Kira2 jam 8 aku nyampe di Soekarno-Hatta, penerbanganku jam11, jadi masih ada waktu 30 menit untuk nunggu check in. Seperti yang biasa kulakukan ketika menunggu, memperhatikan sekeliling. Ada orang yang akan ke Lampung, loh.. kok bisa tau? Aku meramalkannya.. ya nggaklah.. aku mendengar mereka ngobrol.. Ada ibu2 bersama bayinya.. duh.. bayinya imut bgt…

8.20. Aku sudah bosan menunggu. Mencoba masuk, kali aja pintu check in nya udh buka.. Dan.. benar.. aku langsung check in. Dan nunggu di ruang tunggu… Menunggu lagi… Aku baru ingat, aku kan sengaja bawa bacaan. Membaca..

10.40. “Pemberitahuan, untuk penumpang Sriwijaya Air tujuan Pekanbaru dengan nomor penerbangan SJ040 diharapkan segera memasuki pesawat”. Ah, itu dia.. Aku segera berjalan…

bismillahirrahmanirrahim, aku naik.

Di pesawat, aku tidak bisa melakukan apa-apa kecuali tidur.

12.30. “Perhatian, untuk seluruh penumpang, sebentar lagi kita akan mendarat di bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, waktu menunjukkan pukul 12.30. Tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dan Pekanbaru”.

Akhirnya.. Aku bangun dan bersiap2 untuk turun. Aku turun, dan.. Subhanallah.. panas.

Panas ini, aku merindukannya. Terik matahari ini, aku merindukannya.

Masih ada kira2 5 jam lagi untuk sampai di rumah. Aku segera memesan travel ke Dumai. Berangkat jam2.

7.00. Yah, kira2 jam segitu aku nyampe di rumah. Ayah ibu ku menyambut dengan muka sumringah. Adik-adikku segera mencium tanganku. Wah,, si bungsu ternyata sudah tinggi…

H-1 Ied

“Mak, esok raye kan?”

“Iye.. hari ni puase baik2 ye. Esok boleh pakai baju baru.”

… translation loading…

“Ibu, besok lebaran kan?”

“Iya.. hari ini puasa yang bener ya. Besok bisa pakai baju baru”.

Itu dialog antara si Bungsu dengan ibuku.

Hari itu, aku diajarin masak. hehehe..

Rendang, gulai ayam, dendeng, etc… masakan2 lainnya..

yah, lumayan juga.. ternyata aku lumayan berbakat.. hahaha..

Hari-H Ied

4.30. Aku sudah bangun. Segera solat shubuh dan membantu ibu merapikan rumah.

7.00. Aku dan keluarga solat Ied di mesjid deket rumah, AsSalam. Disana rame bgt, segera saja aku dan tetangga2 bersalaman.

8.30. Aku dan keluarga pulang ke rumah. Kami saling meminta maaf. Dan… makan…

Lalu satu2 tetangga datang berkunjung. Tak habis2 hingga malam hari.

Ya Allah, semoga Engkau mengizinkan ku untuk bertemu Ramadhan lagi tahun depan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: