A Bit about Soft Drink

17 Jan

Di Amerika Serikat istilah softdrink digunakan untuk membedakan minuman tersebut dari liquor (minuman beralkohol), sehingga minuman yang tidak beralkohol disebut softdrink. Dengan demikian softdrink dapat diperjual-belikan dengan bebas. Jika di wilayah utara Amerika Serikat yang beriklim subtropis dan dingin minuman beralkohol menjadi minuman favorit, maka Amerika Serikat bagian selatan yang tropis dan panas softdrink-lah yang populer.

Kita bisa mengindonesiakan softdrink sebagai minuman ringan, dengan asumsi bahwa benar minuman ini memang “ringan” status gizinya. Minuman ini, selain kadar gulanya yang tinggi, tidak memiliki zat gizi lain yang berarti. Kini, kita kenal berbagai jenis produk minuman ringan yang beredar di pasaran. Ada yang beraroma buah cola, ada yang berflavor buah jeruk, ada pula jenis flavor lain seperti rasa nanas, coffee cream, root beer hingga cream soda.

Di Australia yang disebut dengan softdrink adalah minuman tidak beralkohol baik yang ditambah CO2 (berkarbonasi) maupun yang tidak, jadi minuman kemasan lain yang siap diminum seperti teh, jus buah, bahkan air kemasan termasuk softdrink. Sedangkan di Indonesia istilah softdrink lebih populer untuk minuman berkarbonasi. Minuman yang tidak berkarbonasi tidak termasuk softdrink, seperti teh botol, jus buah dan sebagainya.

Sejarah Soft Drink

Abad 16 : Di Eropa telah ditemukan cara pemasukan CO2 ke air, tetapi bertujuan untuk terapi kesehatan menggunakan air mineral.

1767 : Priestley, seorang ilmuwan dari Amerika Serikat menemukan bahwa CO2 yang ditambahkan dalam air akan menyebabkan rasa masam.

1785 : Minuman ber-CO2 mulai diproduksi di Philadelphia, Amerika Serikat.

1886 : John Styth Pemberton, seorang ahli farmasi dari Atlanta-Georgia (AS), menemukan formula minuman yang dia sebut sebagai Coca-Cola. Minuman ini diberi flavor ekstrak “kacang” kola.

1898 : Caleb Bradham, seorang ahli farmasi dari New Bern-North Carolina (AS), membuat formula minuman berkarbonasi sendiri yang dia sebut “Brad’s Drink” yang akhirnya terkenal sebagai Pepsi-Cola. Sekarang menjadi brand kompetitor terkuat Coca Cola.

1905 : Claud A. Hatcher, seorang (lagi-lagi) ahli farmasi dari Columbus-Georgia (AS) menemukan formula minuman berkarbonasi yang dia sebut “Chero- Cola”. Sekarang menjadi Royal Crown (RC) Cola, produsen ketiga terbesar softdrink dunia

Komposisi Cola

Komposisi umum yang terdapat pada cola adalah : gula, pewarna karamel, kafein, asam fosforik (phosphoric acid), coca leaf, kola nut extract, lime extract, flavoring mixture, vanilla dan glycerin.

Gula biasanya diganti dengan sirup jagung dengan fruktosa tinggi (high fructose corn syrup), karena harga yang kurang terkontrol, dan perbedaan kadar manis tidak jauh berbeda. Pemanis buatan yang biasanya menjadi pilihan adalah aspartame karena rendah kalori, telah menggantikan cyclamates dan saccharin. Pemanis yang juga biasa digunakan adalah neotame, acesulfame, dan sucralose.

Komposisi terbanyak dalam soft drink adalah cola. Komposisi aktif pada cola nut adalah kafein dan theobromine.

Untuk bahan pengawet, sodium benzoate digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Kadar asam yang tinggi penting untuk pengawetan. Sodium citrate menjadi buffer terhadap asam sehingga pH tetap rendah. Potassium sorbate ditambahkan untuk menghambat jamur dan ascorbic acid digunakan sebagai anti oksidan.

Asam biasanya ditambahkan untuk rasa ‘menggigit’ pada cola. Asam yang biasa digunakan adalah phosphoric acid, memiliki pH 2,8 dan diklasifikasikan sebagai bahan korosif.

So, jangan kebanyakan minum minuman berkarbonasi, asam banget, kasian si perut🙂

source : wikipedia, and other webs

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: