Dimana Mekar Abadi?

17 Jan

13 Januari kemaren ada jobfair oleh JobsDB di Sabuga. Mencoba peruntungan aku datang kesana dan hunting beberapa posisi. Tentu saja marketing, sales, dan accounting tidak ku hiraukan. Aku masih ingin bekerja sebagai engineer. Salah satu perusahaan yang ku coba adalah PT. XX Indonesia. Kemudian hari Sabtunya, 14 Januari, aku mendapat SMS untuk mengikuti tesnya, di Kompleks Istana Mekarwangi, Jl. Taman Mekar Abadi I No.72. Setelah google-ing, ternyata alamat itu berada di sekitar Soekarno-Hatta-Moh, Toha. Jauh pisan.

Bersama seorang teman, akhirnya kami berangkat sekitar pukul 7 dari simpang Dago dengan menggunakan taksi (karena aku tidak yakin kami akan sampai jika menggunakan angkot). Memberitahukan alamat jelasnya pada Pak Supir, taksi pun melaju, melewati daerah-daerah yang belum pernah kulewati sebelumnya.

Akhirnya kami memasuki daerah perumahan Mekarwangi, dimana Mekar Abadi? Setelah bertanya pada satpam dan muter-muter, akhirnya sampai di alamat Jl. Taman Mekar Abadi I No72, many thanks to Pak Supir dan Pak Satpam. Ekspektasi kantor, ternyata hanya rumah biasa yang ada disana. Ada beberapa orang lainnya yang sepertinya juga akan mengikuti tes. Begitu memasuki bangunan itu, makin jelaslah kalau itu adalah sebuah rumah yang dipinjam (mungkin) untuk dijasikan tempat tes.

Tes dimulai sekitar pukul 8:15, psikotes biasa : menghitung dasar, padanan-lawan kata, mencocokkan gambar. Kemudian dilanjutkan dengan ‘tes koran’. Tes koran yang kumaksud disini adalah tes Kraeplien/Pauli, menjumlahkan angka-angka dari atas ke bawah. Aku berusaha mengerjakan dengan santai dan tetap fokus. Tes ini selesai sekitar pukul 10:30. Kami diminta menunggu hasil tes yang akan keluar pukul 13:30, dan langsung dilanjutkan dengan interview.

Aku dan temanku yang awam akan daerah ini, bingung hendak kemana. Pengumuman masih 3 jam lagi dan tidak mungkin untuk pulang dulu (mengingat usaha yang dibutuhkan untuk sampai kesini). Setelah diantar hingga jalan raya dimana angkot lewat, kami memutuskan untuk ke Carefour Kiara Condong. Menggunakan angkot Caheum-Cibaduyut, akhirnya kami sampai. Untungnya disana ada KFC dan Pizza Hut. Setelah memutari Carefour, kami makan di Pizza Hut memesan delight dan satu menu diskonan.

Mengisi waktu hingga pukul 1 dengan ngobrol dan makan, akhirnya kami kembali ke Mekar Abadi. Kami melanjutkan tes PAPI, melingkari panah-panah kecenderungan; kemudian menggambar. Jadwal interview-ku adalah 15:30, sekitar setengah jam lagi. Menunggu diluar sambil ngobrol hingga namaku dipanggil. Pewawancaraku adalah seorang ibu-ibu berkacamata, berbaju dan berkerudung ungu.

Si-Ibu-berkacamata-berbaju-dan-berkerudung-ungu : Mengapa kamu memilih jurusan teknik material?

Aku : Karena ilmu material mempelajari mulai dari hal-hal kecil dan ilmu ini masih akan terus berkembang (jawaban standar. hahaha..)

Ibu Ungu : Biasanya laki-laki yang suka akan hal-hal seperti itu, mengapa kamu bisa suka?

Aku : Oh iya? Mungkin karena pengaruh keluarga, Bu. Saya satu-satunya anak perempuan dan sejak kecil saya familiar dengan alat-alat otomotif.

Ibu Ungu : Kamu mengalami kesulitan tidak ketika bergaul dengan lingkungan kamu yang kebanyakan laki-laki?

Aku : Hah? Sejauh ini sih belum ada masalah Bu.

Si Ibu lanjut bertanya tentang bagaimana caranya aku beradaptasi di lingkungan yang kebanyakan laki-laki itu. Aku menjawab dengan sekedarnya. Toh memang selama ini aku masih baik-baik saja. Masih memiliki banyak teman dan belajar juga lancar-lancar saja. Kemudian pertanyaan berlanjut ke kesiapan jika aku ditempatkan di pabrik. Aku yang ga terlalu pilih-pilih mengiyakan. Diminta bekerja diluar daerah pun aku iya-kan. Pertanyaan berlanjut, membahas sifatku dan masalah apa yang kutemui dengan sifat yang seperti itu. Aku berusaha menjawab berdasarkan pengalaman.

“Ya interviewnya sampai disini saja. Silakan tunggu kabarnya dua minggu lagi”

Giliranku selesai, namun si teman belum juga dipanggil-panggil hingga emosi. Namun begitu gilirannya tiba, interviewnya cepat sekali. Hahaha…

Kami pulang dengan Damri hingga Stasiun, kemudian dilanjut dengan angkot Stasiun-Dago. Aahh.. begitu sampai dirumah aku ingin tiduran sambil nonton.

6 Responses to “Dimana Mekar Abadi?”

  1. yoko January 17, 2012 at 9:32 am #

    maaf apakah itu tes psikotes untuk FLP (MT) ACC ya?

  2. marcha March 4, 2012 at 1:42 am #

    klo boleh tau itu perusahaan apa yaa mbak? saya jg ada panggilan tes di alamat tersebut. setau saya saya tdk pernah memasukkan lamaran ke perusahaan tsb. terimakasih.

    • sariyusriati March 4, 2012 at 11:31 am #

      PT. AT Indonesia, kalo ga salah sih joinan antara Astra dengan Aisin. Kerjaannya prosuksi komponen otomotif.

      • marcha March 5, 2012 at 4:01 am #

        oohh gituu… oke makasih infonya yaa mbak🙂

  3. anna October 19, 2012 at 3:37 am #

    maaf mau tanya, kbtlan bsk sy ada panggidi mekar abadi I no 18-20. Yang mau saya tanyakan enaknya masuknya lewat mana ya? Lewat soehatta katanya dpn jl. Inhoftank? Lewat m toha katanya seberang spbu? Atau lewat cibaduyut yg ini gtau pastinya. Ekspektasi sy kayanya ada 3 pintu gtu ya taman mekar wangi itu? Mhn infonya ya say, bnran bngung bgt. Blm survey juga. Btw di pintu masuknya itu ada ojeg atau apa gtu? Soalnya sy brngkat pake angkot… Mhn infonya ya, makasih banyakkkk.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: