A New Phase in My Life in A New Neighbourhood

27 Feb

Aku baru memulai suatu fase baru dalam hidupku, fase bekerja. Sebelum berada dalam fase ini, aku mengalami masa idle dari fase kuliah yang lumayan lama, 3 bulan.

Kira-kira seminggu yang lalu aku menerima email berisi kontrak kerja dan negosiasi gaji dari perusahaan tempatku bekerja sekarang. Setelah diskusi dengan teman dan orang tua (tentunya), aku memutuskan untuk menerima. Aku mulai bekerja Senin, sementara kos belum dicari. Untungnya aku sudah punya referensi kos, dari Ajijah. Untungnya lagi, kosnya tak terlalu jauh dari kantor. Hari Minggu aku berencana untuk mulai pindahan. Namun, di Sabtu malam terjadi perubahan rencana mendadak. Saat itu Napicon juga ingin pulang ke Jakarta, hanya saja dia pulang Sabtu malam, sementara travel yang sudah kupesan berangkat Minggu pagi. Setelah diajak dan aku setuju, jadilah aku berangkat ke Jakarta bersama Napicon Sabtu malam. Jam 10 waktu itu. Diperkirakan aku akan tiba di kosan jam 1. Mengantisipasi pagar kosan ditutup dan aku tak bisa masuk (aku belum punya kuncinya), mencoba menelpon mbak penjaga kosan. Tak diangkat. Aku tetap berangkat.

Sampai di Jakarta, aku yang belum familiar dengan daerah kosan bingung ketika ditanya alamat. Kami (Aku, Napicon, dan 2 penjemput Napicon) nyasar pada jam 1 pagi di daerah Kelapa Gading. Setelah bersusah payah, akhirnya ketemu. Namun, seperti yang sudah kuduga sebelumnya : pagar kosan dikunci, telpon ga diangkat, ketukan pagar mungkin ga kedengeran. Akhirnya aku menginap di rumah Napicon. (Sebelumnya bahkan aku telah googling penginapan sekitar, untuk antisipasi hal ini yang ternyata benar terjadi). Barulah paginya aku diantar oleh Pak Ujang ke kosan. Makasih Pak, maaf merepotkan :’)

Senin pagi, aku rencana berangkat kerja dengan ojek. Masih belum berani naik angkot, takut nyasar, ntar pulangnya aja kalo mau nyasar.

“Pak, ke Tipar Cakung”

Namun, si bapak ojek malah membawaku ke Rajiman. Muter lagi. Masuk jalan Tipar Cakung. Teruus. Hingga ujung jalan. Loh, kok ga nemu? Aku bingung.

“Balik lagi Pak!”

Barulah ketemu.

Aku langsung dibawa ke bagian engineering, dikenalin dengan karyawan yang lain, diberi meja. Tugas pertamaku adalah belajar AutoCad. Berhubung aku sama sekali tak pernah mendapatkan mata kuliah gambar teknik, apalagi yang menggunakan software, menggunakan AutoCad merupakan pengalaman pertama. Mulai belajar dari tutorial yang kubaca dari internet. Kemudian, kira-kira jam 11an aku diajak untuk melihat plant di Cakung. Disana dilakukan drilling dan welding. Aku disana cukup lama, hingga jam 4 sore. Balik lagi ke kantor, aku kembali berlatih kemampuan ke-AutoCad-an ku, sambil di tutor-in. Kenalan dengan karyawan di bagian HR, finance, etc; diberi seragam dan alat tulis, dan ngobrol ringan. Setelah jam 5 aku pulang, nebeng hingga Mall Kelapa Gading.

Akan beginilah kehidupanku minimal 3 bulan kedepan : TPB-like. Masuk jam 8 pulang jam 5.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: